Ku kejar kabut dalam rinai subuh
Itu asap, tapi ku buru segigih peluru
Terbentur pohon, Memaki rumput
Aku menggila oleh waktu
Sudah kutuliskan tinta tentang rindu juga benci
Namun tak jua ku baca cinta dalam shuhuf kehidupanku
Aku termakan nafsu
Dan membusuk dalam sampah dunia
Aku menyimpan nanah dalam dadaku
Dan sungai di sini hanya kerontang
Tanpa embun, cuma sembilu
Jauh sudah aku menyerah
Kini tunjukkan saja jalan terdekat menuju Surga
kan ku kepak bekal secukupnya
Dan biarkan aku menjadi tahu
kemana harus menuju
26 Februari 2011
Itu asap, tapi ku buru segigih peluru
Terbentur pohon, Memaki rumput
Aku menggila oleh waktu
Sudah kutuliskan tinta tentang rindu juga benci
Namun tak jua ku baca cinta dalam shuhuf kehidupanku
Aku termakan nafsu
Dan membusuk dalam sampah dunia
Aku menyimpan nanah dalam dadaku
Dan sungai di sini hanya kerontang
Tanpa embun, cuma sembilu
Jauh sudah aku menyerah
Kini tunjukkan saja jalan terdekat menuju Surga
kan ku kepak bekal secukupnya
Dan biarkan aku menjadi tahu
kemana harus menuju
26 Februari 2011