Tuesday, May 31, 2011

Membenci Malam


Aku membenci malam-malam sunyi yang berdenging
Saat bisu adalah belati paling racun dan senyum adalah sinis paling nyinyir

Katarsis: Rasanya Ingin Kamu

Ketika malam menghimpitku,
rasanya ingin miliki teman
Dia yang mampu memeluk kemelutku
dan menghangatkan gelap yang gigil

Kala tak mampu berdiri,
rasanya ingin ada temen
yang tetap menggenggam tanganku
dan mengatakan semua akan baik-baik saja

Saat kepiluan merayapi dinding-dinding malam,
rasanya ingin punya teman
yang membawakan cahaya bernama cinta
dan senyumnya mampu mengobati segala luka

Rasanya ingin kamu..
yang mampu memahami rapuhnya hatiku,
dan betapa menjengkelkannya sifatku..


Jakarta, Dini hari, 30 Mei 2011

Wednesday, May 11, 2011

Ku Peluk Sepanjang Perjalanan


Telah kita lalui pelayaran penuh makna
Mengarungi samudera ilmu bersama,
Membagi tawa dan belajar memeluk tiap mimpi kita

Lihatlah kawan, Layar kita telah mengembang begitu gagah,
Segala ombak dan gelombang telah kita tantang bersama
Semua camar atau merpati telah memihak kita
Angin barat sampai timur menyambut senyum kita

Kini, ku catat seluruh senyummu
Ku simpan di kalbu sebagai bekal menapak pulau baru
Akan ku peluk sepanjang perjalanan menuju tangga cita-cita
Dan kita akan bertemu di atas sana
Di tempat cita menjadi sukses,
Untuk kembali bergenggam tangan seperti saat ini..di sini, karna kau selalu di hati.


*untuk persembahan di WISUDA SMAN 91 tahun 2011.
Jakarta, 10 Mei 2011

Thursday, May 5, 2011

Sendiri di Musim yang Basah

Ilustrasi by : Putri Rizki


Telah kita nikmati hangatnya genggaman jemari
Membagi derai tawa di tiap butir pasir pantai
Menyatukan serapat-rapatnya hati, sedalam kita mampu

Tapi mengapa masih ku temukan  jejak sunyi, di gigilnya musim timur