![]() |
| Sumber gambar : messakhdjaha.blogspot.com |
Telah ku susun menjadi shuhuf luka
Entah terlahir untuk airmata
Entah di sini terkubur rasa
Setelah debaran sekian lama
Menyusun asa sepenuh dada
Belum mampu jua ku peluk hatimu seluruh
Sedang angin barat mengetuk-ngetuk tulang rusuk
menyisipkan gigilnya rindu di dinding kesunyian
Aku mengeja kata
menekuri untaian tanya dari dasar keraguan
Bilakah cukup ku penuhi senyummu
dalam semerbak degup cinta
Sebab, riak ombak di samuderaku
tak pernah seindah yang selalu Kau puja
Jakarta, 23 - 24 April 2011

Mommy...Kau terbangun dari tidurmu, seketika kau pun tersadar dari mimpimu setelah DIA pergi jauh meninggalkanmu diantara seribu tanyamu... Dan kaupun tersadar bahwa ada yang lain yang menyayangimu setulus hati selain dia.... TANPA TANYA tentunya...
ReplyDeletepuisi yang indah ibu,.. makasih ya dah tinggalkan alamatnya,.. jadi aku bisa mampir di rumah kata ini,.. jempol bu,.. asri dan indah
ReplyDeleteow ya ibu aku jadi malu atuh,.. pictnya diberi label blogku,.. aku ikhlas kok,..
@Penyair Kesepian:
ReplyDeleteTerima kasih.
Ya, sengaja saya tuliskan sumbernya, biar gak plagiat (^^,)
eh, iya. Terima kasih juga telah bersedia mampir. (^^