Friday, January 6, 2012

Sajak: Cecunguk Sendiri


Picture by Sigit Suryono
Ketika malam menyelimuti
Dan otakmu masih berjalan menggali kesunyian
Keinginan untuk rekan berbincang menjadi membuncah
Kebutuhan hangat menjadi terlalu gigil

Sedang bumi ini bukan lagi tempat berbagi
Di sini makhluk mana pun hidup untuk nafasnya sendiri
Mereka berjalan untuk kakinya saja
Lalu cukup membela hati sendiri demi kenyamanan pribadi

Aku, si cecunguk kehidupan yang meraba gelap
Memang tak menjadi peduli bagi sesiapapun
Dan memang seharusnya begitu

Karna tugasku sebenarnya bukan untuk itu.



                                                                                Di kantin sebuah kementrian, Jakarta, 6 Januari 2011

No comments:

Post a Comment