
Riak-riak ombak membawaku dalam kenangan tentang wajahmu
Detak jantungku bercerita pada laut, rasa ini menghangatkanku
Menginginkanmu disini adalah asa paling dalam di lubukku
Andai bulan pernah sanggup memeluk bintang
Mungkin tak perlu bertahun-tahun kuredam semua rindu
Berdiri di bibir pantai ini sendiri ku nikmati resah
Serupa bayangan mentari di permukaan air
Begitulah aku ingin menggapaimu
Memelihara pilunya merindu senyummu
Mengobati tiap tetes airmata yang terlahir dari mimpi kehangatanmu
"Benarkah tak pernah terukir indah namaku di benakmu?"
Jakarta, 7 Agustus 2010
No comments:
Post a Comment