Gemetar tanganku menggoreskan catatan ini
Enggan sekali bercerita luka-luka yang bersemayam di hati
Sebab luka itu terlalu perih sebagai kisah
Kala sore menjadi senja yang mendung
Berharap jumpa mentari hanya serupa mimpi
Gerimis dan gerimis
Lalu hujan tak mau berdamai dengan petir
Petir menjadi duka yang getir
Ketika sulaman kata tak lagi mampu bercerita
Aku hanya gemetar
Jakarta, 29 Januari 2010
No comments:
Post a Comment