Thursday, December 9, 2010

Sajak Gerimis

Gemetar tanganku menggoreskan catatan ini
Enggan sekali bercerita luka-luka yang bersemayam di hati
Sebab luka itu terlalu perih sebagai kisah

Kala sore menjadi senja yang mendung
Berharap jumpa mentari hanya serupa mimpi
Gerimis dan gerimis
Lalu hujan tak mau berdamai dengan petir
Petir menjadi duka yang getir

Ketika sulaman kata tak lagi mampu bercerita
Aku hanya gemetar


Jakarta, 29 Januari 2010

No comments:

Post a Comment