Pada malam sedingin ini
Kita pernah membagi tangis membagi tawa
Memandang bintang di luas angkasa
Mencari arti pada masing-masing hati
hingga urat nadi pernah kita baca bersama
Pada kisah sejauh ini
Kita membawa hati juga janji
Cinta yang kita rasa adalah abadi dalam karya
Saling mengenggam jemari menjadi satu sampai kulit ari
Hingga lekat sepenuh muara
Pada rindu segigil ini
Aku menghitung kata juga rima
Yang pernah kita susun menjadi cerita
Hingga nafas kita begitu rekat begitu erat
Di jalan sesunyi ini
Aku berkisah pada malam
bahwa aku begitu mencintaimu...
*sepulang dari Pensi Anniversary Nafas Teater, jadi kangen TEZA
Jakarta, 24 Juli 2010
No comments:
Post a Comment