Thursday, December 9, 2010

Sajak yang terlupa; Mantra Pemisah

Akibat flash disk kepenuhan, akhirnya aq bongkar-bongkar isinya... maksudnya milah milih mana yang bisa diapusin...
Ternyata aq pernah nulis puisi ini.. duh, bisa lupa...


------------------------------------------------------------------------------------------------
Mantra Pemisah



Perjalanan panjang ternyata mampu
menorehkan lebih banyak luka
Pada hati kita yang tak mampu melihat lagi
bagaimana kau dan aku saling menukar mimpi

kata adalah rentetan peristiwa yang kita proteskan melalui udara
kita teriakkan melalui bisu

dan kerasnya jiwa kita masing-masing,
ku yakini akan menjadi sebuah mantra pemisah
bagi hati kita yang pernah begitu menyatu..

lalu ku lepaskan saja bulir-bulir kenangan
menari-nari, menyedot isi kepalaku...
biar tak habis genang air mata,
ku simpan untuk bekal nanti malam bgitu ku merinduimu..



Jakarta, 2 Februari 2009

No comments:

Post a Comment